Pengalamanku Sebagai Pengajar Jelajah Nusa di Aceh Singkil, Part 2
Jalanan di Desa Danau Bungara at sunrise Kami harus menempuh perjalanan full satu hari dari Jakarta ke tujuan akhir, Desa Danau Bungara. Penerbangan yang berdurasi sekitar dua jam lebih sedikit dari Soekarno-Hatta ke Kualanamu pun disambung dengan perjalanan mobil yang memakan kurang lebih tujuh jam. Di bandara, kami disambut oleh Kak Adit, seorang pengajar muda asal Jawa Tengah yang ditugaskan di Desa Danau Bungara oleh Indonesia Mengajar (IM) untuk memajukan tempat tersebut dengan mengajar anak sekolah dan mengadakan kegiatan yang melibatkan masyarakat setempat. Selama penempatan kami di Desa ke depannya, beliaulah yang akan menjaga dan membimbing kami dalam berkegiatan. Setelah makan siang bersama di restoran ayam goreng di pinggir jalan raya, kami pun segera caw meninggalkan Medan dan menuju Aceh Singkil. Rumah makan di Subulussalam. Gue iseng ngaduk kuali. Perjalanan menuju Desa Danau Bungara dapat dijelaskan dengan beberapa kata ini: indah, jauh, seru dan mengerikan....